Matematika Apa Matimatian ?

Entah sejak jaman kapan aku nggak  suka dengan matematika. Nggak suka bukan berarti benci ya ? Eh ! tapi benci juga kalo ulangan remedi xDxDxD Apalagi dengan adanya anggapan kalau MATEMATIKA itu MAkin TEkun MAkin TIdak KAruan, semakin malaslah aku xD

*flashback*
Dari TK sampai SD aku bisa dan enjoy aja sih sama pelajaran satu ini, sampai pada aku duduk di bangku SMP kelas 7 dan mulai berkenalan dengan *backsound : jengjengjeng...* ” A L J A B A R!!!” nilai rapot yang di semester awal 80 berubah drastis~sadis jadi 55 di semester kedua !!! bisa bayangin nggak sih ? rasanya aku pengen gebukin abis Mbah Khawarizmi yang nemuin aljabar !
Dan entah kenapa 2 tahun selama di SMP *kelas 7 & 8* wali kelasku pasti mengajar pelajaran satu ini, untungnya wali kelas ku berhasil untuk tidak memperkeruh hubungan ku dengan si matematika. Iseng lagi di kelas 8 & 9 SMP ngambil MOSI Matematika pula *nekat*. Sempat sejenak hubunganku membaik dengan si matematika apalagi dengan terjadinya insiden kemalingan di rumah ku saat kelas 8 sekitar tahun 2006/2007 yang menyebabkan kepala belakangku ‘digetok’ abis-abisan sama maling *desas-desus yang beredar bahwa penggetokan itu mengembalikan otak matematikaku yang hilang*
Terlebih lagi di kelas 9 aku mengikuti PASIAD (Lomba Matematika se~Indonesia) yang hanya diwakili sekitar 5 orang terbaik matematika di kelas xDxD hingga aku lulus SMP, aku sudah baikan dengan matematika
2 tahun berlalu setelah insiden penggetokan itu, akupun duduk di kelas 10 SMA. Dan aku mulai konflik baruku dengan matematika, karena si pangkat tak sebenarnya dan si logaritma lalu lanjut lagi dengan si persamaan linear bersama grafik fungsinya. Belum habis aku menghadapi mereka munculah logaritma dan mereka - mereka yang lain. Yang dengan ceria selalu mewarnai  semester awalku di SMA dengan REMIDI !
Dengan hasil yang seperti itu dan nggak jauh berbeda dengan hasil semester 2  dan pelajaran- pelajaran itung-itungan ala matematika *tapi anehnya dulu aku pencinta fisika!* telak aku ditolak mentah-mentah di IPA maka terceburlah aku di IPS
*end of flasback*

Selama aku jadi anak IPS aku kembali berteman dengan matematika, walau tak sedekat waktu SD . Entah karena matematika yang dipelajari di IPS nggak terlalu ribet atau aku yang lebih serius menghadapinya *kalau dulu suka nyepelein* aku lebih bisa mengerti dibanding dulu-dulu tapi ya tetap saja ng pernah bisa jadi expert di matematika ini, paling nggak selama kelas 11&12 hampir jarang remedi matematika.

But, bagaimanapun hubunganku dengan matematika, nggak akan mempengaruhi semangatku untuk menaklukannya! *yang pada endingnya selalu aku yang takluk* apalagi untuk UAN nanti, siap-siap wahai kau matematika !

Share:

0 comments

Please kindly leave your comment with your ID