TWIST UNDERCOVER !

Pelajaran Sosiologi (Presentasi hasil diskusi Lembaga Sosial)
12.39 WIB
bangku pojok belakang,
Hampir anak sekelasan sibuk memperhatikan presentase diskusi, aku yang pada awalnya duduk di bangku paling depan ngacir ke bangku pojok paling belakang. Dan setelah ngacir ke belakang barulah ku tahu sebuah kenyataan ... *music background: jengjengjeng...* bahwa ternyata nggak semua anak yang memperhatikan benar-benar diskusi itu. Secara umum orang akan melihat bahwa diskusi itu berjalan seperti biasa tetapi secara khusus??? Aku mulai memperhatikan 1 per 1 teman-temanku.
Ada yang sibuk ngobrol satu sama lain *sok-sok bahas yang didiskusikan padahal seupilpun nggak ada hubungannya :p*, ada yang matanya sok pelototin yang presentasi sambil senyum santai mengunyah makanan, ada yang berlagak mendengarkan dengan konsentrasi tinggi tapi anehnya sering terantuk secara tiba-tiba, adapula yang dengan nikmatnya mengorek lubang hidung tanpa sadar adanya hidden camera xD
Hampir 2 tahun aku bersama mereka dan baru akhir - akhir ini aku baru merasa begitu sangat berartinya mereka dan merasa kebersamaan 2 tahun itu. 12 IPS 2 2010/2011 atau TWIST (Twelve Idealyze Social Two) Di awal kisah betapa sangat aku pasrah dan nggak terlalu banyak berharap dengan kelas ini tapi, disitulah ! Di saat kepasrahan dan ketiadaan harapan menyergapku, seketika itu pula, Tuhan membaliknya dengan begitu banyak pelajaran yang ku dapat selama 2 tahun ini.
Anak TWIST terdiri dari berbagai macam karakter, yang sebenarnya agak sulit kalau disatukan. Tapi toh, kami sudah bertahan sejah ini. What am i think about TWIST ?? TWIST itu ... Walaupun terlihat kompak di luar, TWIST masih terbagi atas beberapa subgroup di dalamnya *dan menurutku, tiap kelas hampir semua begitu* Dan sama seperti sebagian kelas pada umumnya anak TWIST masih sering ngerjain / tukeran PR di sekolah, masih suka telat, nyontek apalagi! beberapa oknumnya masih doyan bolos, tidur di kelas sekarang uda jadi hal wajar *karena efek diadakannya bimbel setelah pulang sekolah*, jarang ada yang ke kantin *karena selain kantinnya jauh ada sebagian yang bawa bekal atau memilih beli makanan di luar pagar sekolah* dan yang paling utama adalah kebiasaan buruk meledek / mengejek satu sama lain *dalam hal ini nggak diketahui deh siapa kawan, siapa lawan*
Sudah ku bilang tadi, kebiasaan buruk anak-anak TWIST yang paling utama adalah meledek satu sama lain atau lebih spesifiknya suka menimpali, nyahutin, jeplak temen lain yang ada masalah. Emang sih niatnya cuma cari bahan candaan tapi ujung-ujungnya malah jadi keterlaluan, eitss ... tapi itu dulu ... dulu kala banget, waktu kami belum kenal baik satu sama lain. Ada yang hampir berantem, nangis bombay, marah dll. Sekarang, dengan berazaz “MENEMPA MENTAL” kami malah saling balas ledekan yang ujung-ujungnya diakhiri tawa bersama satu kelas, membuat kelas kami terasa lebih hangat. Bahkan kalau para peledek - peledek ulung /jagoan-jagoan peledek ada yang nggak masuk, aduh ... dijamin kelas bakal sepi :p
Hehehe jadi yang sebenarnya mengikatkan kami satu sama lain secara tidak langsung adalah ledekan...ejekan...olokan... dan sejenisnya. Aneh memang, but this’s reality of our class :) Entar deh aku kenalin satu-satu anak-anak TWIST beserta best class momnya yaitu Mrs Deni Susanti. Nah tu nah tu mulai lagi ejekannya :p
Diskusi Sosiologi selesai
13:02 WIB

Share:

0 comments

Please kindly leave your comment with your ID